:::: MENU ::::

Membangun Aplikasi Mobile Berbasis Web

Kenapa berbasis web? Apa perbedaan aplikasi mobile yang dibangun secara native dan berbasis web? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu akan muncul pada saat membaca artikel ini. Oke, untuk memberi gambaran maka akan dibahas terlebih dahulu bagaimana aplikasi mobile dibangun secara native.

Untuk membangun aplikasi mobile secara native maka diperlukan tool/software khusus yang telah disediakan oleh perusahaan pembuat sistem operasi. Misal android telah menyediakan tool/software Android SDK yang telah dipaketkan dengan Eclipse sebagai IDE (Integrated Development Environemnet) nya dalam Android Developer Tool atau yang lebih dikenal dengan singkatan ADT. Demikian juga untuk pembuat perangkat mobile dan/atau sistem operasi mobile lain yang menyediakan tool khusus bagi pengembang aplikasi.

 Macam-macam Tool untuk Membangun Aplikasi Mobile

Tool untuk Membangun Aplikasi Mobile

Meskipun berbeda-beda tool, untuk membangun aplikasi mobile secara native memiliki tahap yang sama yaitu: menuliskan kode sumber (source code), kompilasi, pemaketan file instalasi, kemudian memasarkan di aplication market.

Proses Pembuatan Aplikasi Mobile

Proses Pembuatan Aplikasi Mobile

Tahap-tahap pembuatan aplikasi tersebut sangat dimudahkan dengan adanya tool yang telah disediakan oleh masing-masing perusahaan pengembang sistem operasi dan perangkat mobile. Dengan adanya tool tersebut proses penulisan kode sumber, kompilasi, dan pemaketan aplikasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Jikat dilihat dari bagaimana aplikasi tersebut berjalan, aplikasi yang dibangun secara native dijalankan di atas sistem operasi. Contoh untuk sistem operasi Android, di dalam sistem operasi android terdapat Dalvik Virtual Machine atau Android Runtime (ART) yang menjalankann aplikasi di atas sistem operasi.

Sedangkan aplikasi mobile berbasi web tidak memerlukan proses kompilasi. Pengepakan bertujuan untuk menggabungkan file web (html, css, javascript), framework, dan file lainnya (multimedia) kedalam satu file instalasi. Tool untuk membangun aplikasi mobile ini juga telah tersedia, misal Intel XDK yang dapat diunduh di web resminya. Intel XDK telah tersedia untuk sistem operasi Windows, Mac, dan Linux. Tool inilah yang selanjutnya akan digunakan dalam artikel membangun aplikasi mobile berbasis web berikutnya.

Web Page Download Intel XDK

Web Page Download Intel XDK

Untuk menjalankan aplikasi mobile berbasis web, sistem operasi tidak memerlukan virtual machine tertentu. Aplikasi langsung dijalankan dengan cara me-render seperti ketika halaman web ditampilkan dalam web browser.

Kelebihan aplikasi mobile yang dibangun berbasis web salah satunya kemungkinan aplikasi tersebut didistribusikan untuk lintas platform, misalnya android, iphone, dan blackberry sekaligus. Sedangkan untuk aplikasi yang dibangun secara native hanya bisa digunakan untuk platform tertentu.

Perbandingan Aplikasi Dibangun Secara Native dan Berbasis Web

Perbandingan Aplikasi Dibangun Secara Native dan Berbasis Web

Jadi apakah aplikasi mobile akan dibangun secara native, berbasis web atau hybrid disesuaikan dengan kebutuhan kita. Tetapi untuk pengenalan pemrograman mobile kali ini pembahasan akan dititikberatkan pada aplikasi berbasis web. Pada tulisan berikutnya akan diulas bagaimana langkah-langkah menginstall Intell XDK yang dimulai dari download file instalasinya.


So, what do you think ?

You must be logged in to post a comment.

Skip to toolbar