:::: MENU ::::
Browsing posts in: Riset

APLIKASI PERMAINAN SUSUN KATA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN ALGORITMA KNUTH–MORRIS–PRATT DAN FISHER-YATES SHUFFLE

Abstrak -Proses pembelajaran bahasa Inggris tentu perlu mempelajari tentang tata bahasa Inggris (grammar). Dengan definisi, rumus, dan contohnya yang cukup rumit, aplikasi komputer interaktif (game) yang memuat konten edukasi bahasa Inggris ini hadir sebagai hiburan yang mendidik. Penggunaan game susun kata sebagai sarana edukasi dikarenakan sifatnya yang interaktif sekaligus menghibur. Pemain diminta aktif untuk merangkai kata menjadi kalimat yang sesuai dengan tata bahasa tertentu. Permainan dibangun dengan mengimplementasikan metode Knuth Morris Pratt pada proses koreksi susunan kata dan metode Fisher Yates shuffle pada proses membangkitkan permutasi susunan soal. Hasil uji coba metode Knuth Morris Pratt didapatkan hasil akurasi sebesar 100% dengan konsumsi waktu rata-rata adalah  detik menunjukkan proses koreksi susunan kata pada permainan berjalan efektif dari segi akurasi dan konsumsi waktu. Hasil uji coba metode Fisher Yates shuffle didapatkan frekuensi permutasi dengan nilai rata-rata range sebesar 1,61% menunjukkan permutasi acak dari suatu himpunan terhingga terdistribusi secara hampir merata sehingga susunan soal yang ditampilkan permainan seimbang dan lebih bervariasi.

Keywords:
Bahasa Inggris, aplikasi komputer interaktif, Knuth Morris Pratt, Fisher Yates shuffle

Lebih lanjut: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/saintek/article/view/3283/5098


Implementing Semantic Web Technology for Digital Library Search Engine

Abstract
State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang has a lot of library collections such as books, thesis, journal, CD-ROM, etc. At present the system used to access information in a library has not been done based on knowledge but searched by querying of relational databases. The result is limiting search, not according to the perception of someone in search of the collection in a library. Semantic Web is one solution to minimize these problems. Semantic Web aims that computers can understand the meaning of web content. With the support of standard XML (Extensible Markup Language), RDF (Resource Description Framework) and OWL (Web Ontology Lenguage), semantic web can represent data on the web in a knowledge base that can be processed by computer. Thus, if the technology is applied in the search engine, it is expected to obtain more specific results. Based on experiments have been done can be concluded that the approach to ontology is one of the basic structure of information that can be used to perform a more specific search process in accordance with the wishes of the user.

Keywords: Digital Library, Search Engines, Semantic Web, Ontology, RDF, XML

Lebih lanjut:

http://basic.ub.ac.id/files/proceeding/proceeding-basic-2012.pdf


Sistem Tanya Jawab dengan Web Semantik

Saat ini internet merupakan sarana favorit kebanyakan masyarakat dalam memperoleh informasi. Untuk mendapatkan informasi yang diinginkan mereka dengan mudah memasukkan kata kunci ke dalam layanan search engine yang telah tersedia. Namun informasi yang dimunculkan seringkali tidak sesuai dengan harapan. Pengguna harus memilih links (yang menyambung ke halaman lain) yang isinya terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membuat sistem tanya jawab berbasis teknologi web semantik agar pengguna memperoleh informasi/jawaban yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk penggunaan diperlukan masukan berupa kalimat tanya yang kemudian diproses melalui empat tahapan untuk penemuan jawaban, ialah: teks processing, pencarian resource, eksekusi query sparql, dan penampilan jawaban. Dari pengujian ditunjukkan bahwa aplikasi mampu mengembalikan jawaban dengan baik. Akurasi ketepatan jawaban yang didapat mencapai 83,81%.

Kata kunci—aplikasi tanya jawab, web semantik, stemming, natural language processing

Lebih lanjut:
http://www.journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/view/3564


Rancang Bangun Aplikasi Mobile untuk Rekomendasi Konsumen dalam Memilih Lokasi Perumahan Strategis di Kota Malang Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP)

perumahanPemilihan perumahan strategis dibutuhkan beberapa kriteria yang cocok dengan selera komsumen. Konsumen biasanya mencari informasi di website tiap-tiap perumahan atau mengunjungi pameran property di plaza terdekat. Hal itu dirasa kurang efektif karena mememerlukan waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah menawarkan alternatif solusi dengan pembuatan perangkat lunak mobile yang dapat memberikan informasi dan rekomendasi kepada konsumen dalam memilih perumahan sesuai dengan kriteria diinputkan. Perangkat lunak ini untuk penentuan rekomendasi digunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria meliputi: fasilitas perumahan, lingkungan perumahan, jarak akses, pelayanan kota, dan konsep perumahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa input matriks berpasangan yang diberikan oleh pengguna akan sangat berpengaruh terhadap tingkat dominasi/prioritas dari kriteria yang satu terhadap kriteria yang lain.

Kata Kunci
Rekomendasi perumahan, metode AHP, aplikasi mobile, J2ME

Lebih lanjut:
http://cybermatika.stei.itb.ac.id/ojs/index.php/cybermatika/article/view/30


Mesin Pencari Berbasis Semantic Search Menggunakan Algoritma Boyer-Moore pada Ensiklopedia Masjid Bersejarah di Indonesia

Aplikasi EmbiKebutuhan manusia akan informasi menyebabkan banyak terciptanya mesin pencari sebagai sarana untuk mempermudah manusia dalam hal pencarian, namun kadangkala pencarian membutuhkan waktu yang lama karena mesin pencari menampilkan banyak hasil pencarian yang mengandung kata yang dicari bukan sesuai dengan konteks kalimat pencarian yang dimasukkan pengguna. Hal tersebut menyebabkan pengguna harus membaca satu persatu dokumen bahkan melakukan pencarian ulang dengan kata kunci yang berbeda untuk menemukan dokumen atau informasi yang sesuai dengan konteks yang diharapkan. Penelitian ini menerapkan konsep semantic search dalam mesin pencarinya dimana dalam prosesnya dilakukan indexing, pembuatan ontologi, memetadakan ontologi dengan menggunakan perangkat lunak Smore, kemudian dari hasil metada yang berupa triple table akan dilakukan penabelan SPO (Subjek, Predikat, Objek) dengan bantuan library API Jena, algoritma yang digunakan dalam pencocokan string dalam aplikasi ini adalah algoritma Boyer-Moore. Aplikasi ini diterapkan dalam ensiklopedia masjid bersejarah yang khusus memberikan informasi mengenai masjid bersejarah yang ada di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi smartphone yang ber-OS Android sehingga aplikasi akan mudah diakses dimanapun dan kapanpun membutuhkannya. Berdasarkan pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi yang diberi nama ‘EMBI’ ini mampu melakukan pencarian sesuai dengan konteks kalimat pancarian yang dimasukkan oleh pengguna, sehingga pencarianpun lebih efisien dengan ditampilkannya dokumen yang tepat dan akurat sesuai dengan keinginan.

Kata Kunci
Indexing, Ontologi, SPO, Semantic Search, Algoritma Boyer-Moore

Lebih lanjut:
http://www.journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/view/3265


Skip to toolbar